cuma quick post aja..
tadi kan gw mau berangkat ke sekolah (ceritanya rajin, hari minggu ke sekolah). Gw kskolah buat ikut belajar bareng anak-anak ipa 4, yang ngajar Juni. Juni yang jenius matematika itu loh.
Nah, kan gw berangkat naik busway tuh, tapi harus naik angkot 09 dulu.
Oke, gw jalan ke depan gang rumah gw, menemukan seonggok besi berwarna merah berjalan, tak lain tak bukan adalah angkot 09 tsb.
Oke, gw naik. Ditambah gw, jumlah penumpang jadi 3.
Tak ada kendala, semua berjalan lancar, burung masih berkicau, Obama belum ke Indonesia.
sampai terlihat 2 orang bapak-bapak memberhentikan angkot yang gue naikin.
Bapak 1 : masih muat banyak pak?
Sopir : masih pak, kenapa?
Gue : ..... (bingung)
Bapak 2 : kalo 11orang muat gak ya?
sopir : bisa sih pak mungkin, depan 2, sisanya belakang
gue : .... (Cemas)
Bapak 1 : oh bisa ya yaudah. SEMUANYA, AYO NAIK!
Anjir, kaget gw pas si Bapak tereak bgitu. Ternyata kira-kira 5meter di belakang si Bapak, ada gerombolan ibu-ibu berkerudung dan anak kecil gitu.
Dan yang gobloknya, si Bapak yang tereiak ''SEMUANYA AYO NAIK'' dengan antusias itu, teriaknya sambil melambaikan tangan ke atas tanda mengajak. Pokoknya kayak dia teriak "SERBU!!" ke pasukannya.
Dan serentak setelah sang Bapak teriak, para ibu dan para anak kecil berlari-lari kecil menuju angkot yang gw naikin.
Gue shock, speechles7, diitung-itung, lebih dari 11orang. God!
Dan itu harus sangat berdesek-desekkan. Gw terpojok digencet ibu-ibu di bagian belakang angkot. 2 Penumpang lainnya, yang mbak-mbak ngeliat ke gw dengan tampang minta tolong, yang bapak-bapak ngeliat gw dengan tampan kasian.
Huah... Dan akhirnya gw udah turun dari angkot laknat itu dan berhasil sampai di sekolah dengan selamat sekarang.. Untung busway yang gw naikin sama skali gak penuh, kalo nggak, bisa-bisa terjadi lagi hal diatas..
Cabut ah, mau belajar..
No comments:
Post a Comment