Showing posts with label kantin. Show all posts
Showing posts with label kantin. Show all posts

Thursday, December 3, 2009

Terjebak hujan

Setelah melihat postingan adek kelas gua yang sekarang jadi ketua Jacussie, Bangkit Mandela (bisa di visit sudahmasuk68.blogspot.com), gua akhirnya ingat untuk ngepost cerita ini...

Jadi, gua lupa hari jumat tanggal brapa, kalo gak salah 13 november silam, gua dan beberapa anak 68 yang tersisa terjebak hujan yang cukup deras di 68, ehm maaf, bukan cukup, tapi lumayan, eh ralat, sangat deras.

Jadi waktu itu habis try out fisika, itu udah rintik-rintik gerimis, udara sudah mendingin, awan tak terlihat bersahabat. Gua, putra, jahe, ihsan, singgah ke DU, tentunya untuk menunaikan ibadah ashar.
Tepat setelah selesai sholat, berrrr...hujan yang suaaangat deras membahasi bumi 68 tercinta.
Dalam pikiran gua ''ah ujan doang, paling bentar''
Dan bahkan ternyata cukup lama. Iru udah ngajakin balik bareng ntar kalo reda.

Okelah, sembari menunggu hujan, gua membahas soal TO bersama yang lain, dan akhirnya terjadi perdebatan jawaban antara gua, jahe, osi. Tapi yang paling mungkin bener cuma osi memang.

Hemm, hujan tak kunjung berhenti, akhirnya gua, mail, dan osi memesan mie rebus di kantin kecil DU. Sembari menunggu, kembali membahas soal bersama osi.

Akhirnya bete ngebahas soal, duduk-duduk di pinggir DU bareng mail dan wakil ketua rohis baru, Muhammad Afif. Entah ngobrolin apa pokoknya gak jelas.
Pukul 6 telah tiba, hujan mulai sedikit mereda, dan mie rebus pun belum tersedia. Bagus, lama banget bikinnya.

Akhirnya sholat maghrib dulu, jahe dan beberapa anak 68 lain balik selagi sempet.
Gua dan iru emang rencana gak balik skarang, takut ujannya ngledek, baru reda terus deres lagi, kicuap juga kalo gitu.

Mie rebus pun tiba setelah sholat maghrib, makan diluar bareng osi mail afif. Ihsan, rafiqi, dan gendi yang melihat, tergiur, dan terpengaruh untuk beli juga.

Semakin dikunyah mie nya, semakin deras hujannya, sepertinya hanya kebetulan.
Selesai makan, karena masih ujan deras, belajar biologi buat try out besoknya, 3 orang baca dari buku yang berbeda tapi sejenis. Gua baca buku ringkasan karangan daniel, mail baca buku hapalan luar kepala, osi baca buku sakti. Entah mana yang lebih berguna

Jenuh dengan belajar biologi, akhirnya memutuskan untuk merebahkan tubuh sejenak, cukup nyaman memang tidur di DU. Tapi akhirnya dibangungkan oleh lawakan-lawakan ala qiray. Lawakan dan cerita yang selalu hangat, baru, dan aktual, hemm maksud saya selalu fantastis, bombastis, kreatif, dan berhasil mengocok perut. Disini qiray bercerita untuk membuat film dengan effect yang mantep, seperti di film-film action, tapi dengan latar 68 dan karakternya sendiri anak 68 dan guru 68.

Oke, ujan gak berenti, semua anak DU pada hopeless buat balik, malah ada yang bikin rencana buat nginep, walau hanya bercanda.

Oke, sekitar jam setengah 10 malam, baru selesai tuh ujan
Iru : mau skarang ris?

Gua : yaudah yok, insya Allah gak ujan lagi

Ternyata sepanjang perjalanan memang tidak hujan, terima kasih ya Allah.

Pas di lampu matraman, itu freak abis, dari 4 arah kendaraan gak ada yang mau ngalah, semua pada maju, sehingga terjadi kemacetan luar biasa, kalo di biologi ibaratnya gagal berpisah, jadi terbentuk betina super, tapi disini jadi macet super.

Setelah clear stage 1 (perempatan matraman), ternyata gak ada stage 2 dst. Gua mikir :

Stage 2 adalah banjirnya kp.melayu, trnyata tidak

3. Macet super dari cilitan sampe kramat djati, trnyata juga tidak

4. Banjir di hek, yang ternyata sama sekali tidak.

Dan akhirnya sampai cijantung dengan damai, beruntung.
Dan gua melupakan stage 5, rumah gua, yaitu amarah bonyok, jam sgini baru pulang padahal besok TO. Dan ternyata stage 5 juga gak ada haha...

Udah ah cabut.

Nb :
Hari ini, 3 desember, osi kawan gua yang baik ini ulangtahun. Happy birthday si, sukses slalu, ITB di depan mata!
Yang ulangtahun juga adalah yoga, hb juga yog.

Monday, September 14, 2009

Kantin Tegar dan Pasrah

yah, ini adalah kantin lain dari SMAN 68. Kantin ini terletak di lantai 2, dekat perpustakaan, gue rasa ini adalah termasuk kantin favorit selain kantin lantai 1.

Alasan :

1. Teh poci hanya dijual disini

2. makanannya enak-enak

3. snacknya lumayan lengkap

4. ada ibu-ibu pasrah


Jadi, kenapa disebut kantin pasrah tegar? karena di kantin ini, ada 2 penjual dengan kios yang berbeda.

kioa pertama adalah milik ibu pasrah? kenapa disebut pasrah? karena ibu ini selalu pasrah dan menerima dengan lapang dada. misalnya kita beli nasi goreng, dan dia menyuruh kta ambil sendiri dan banyak juga boleh, dan harganya relatif lebih murah.
selain nasi goreng, kadng-kadang snack yang 1500 dapet 2 sama dia dikasih 3.

contoh dialog :

Ibu Pasrah (IP) : beli apa dek?

Murid (M) : beli susu ultra dong bu (ngasi 5000), kembali 1500 bu.

IP : yah ibu gak ada gopekan. udah nih 2000 aja kembalinya.


dialog lain :

M : bu, nasi goreng bu

IP : iya sana ambil aja, banyak juga boleh, jangan lupa ambil kerupuknya juga


dialog lain :

M : beli piscok dong bu (piscok harganya satu 1000)

IP : udah tuh ambil aja 2000 dapet 3.




Kantin Tegar

nah kalo kantin yang ini, kebalikannya dari kantin Ibu Pasrah. disini harganya normal dan memang setara dengan masakan yang dijualnya. disini gak jual snack, cuma jual makanan berat. dulu sih kalo beli nasi disini, nasinya diambilin, tapi sekarang boleh ngambil sendiri, tapi ya tetep aja gak boleh banyak-banyak.
dan di kantin ini, kembalian selalu twrsedia, jadi gak bakal ada kejadian kayak di kantin ibu pasrah.



***********


udah ah cabut..........

Saturday, August 29, 2009

Kantin Tanpa 500

heyou, kali ini gue akan membahas tentang sebuah kantin di 68, yang disebut dengan kantin tanpa gopke, here we go...

kantin tanpa gopek

kantin tanpa 500, ya, begitu anak 68 kelas XII yang mendengar pasti tau tentang sebutan kantin ini. Kantin ini terletak di barisan kelas XII IPS, berada di lantai 1, deket pintu gerbang menuju tempat parkir dan menuju ke lantai 2. Di kantin ini, ada 2 kios, yang satu punya adeknya guru BK, dan satu lagi orang luar. nah, yang dimaksud dengan kantin tanpa gopek disini adalah kantin dari penjual luar tersebut, yang kantinnya laris dengan penjualannya somay dan berbagai jus, mulai dari jeruk, mangga, melon, kelapa, capucino, sirsak, dan strawberry yang warnannya pink tapi berasa pisang (gue serius). Nah, kembali ke pertanyaan mengapa disebut 'kantin tan[pa gopek' ? Karena kantin ini sepertinya benar-benar tidak memiliki uang dengan angka 500.

Contoh dialog abang-abang kantin dengan murid (sebut saja mawar)

Mawar (M) : bang, jeruk dong 1

Penjual (P) : (menuangkan jeruk ke gelas plastik)

M : nih bang (ngasi 5000)

P : jeruk 2500, gopeknya apa? coki-coki? permen? atau apa?

M : yah....ini aja deh wafer superman (nada pasrah)


Kejadian ini pasti pernah menimpa semua anak 68 yang jajan di kantin ini....!!

Setelah gue selidiki, kantin ini ternyata menjual semua makanan dengan harga belakang 500 (kecuali oreo, slai olai, dan kerupuk), seperti contoh aqua gelas 500, aqua botol 2500, aneka jus 2500, mizone 3500, c2 gede 3500, c2 kecil 2500, nu green tea 3500, wafer superman 500, makaroni 500, richeese 500, oreo 500, coki-coki 500, gerry 500, dan lain-lain lagi.

Dan rumornya, sekarang abang-abang itu mulai menaikkan dari tanpa 500 jadi tanpa 1500!!

Salah satu dialog gue dengan abang penjual (versi lama):

Gue : pak, jeruk dong

Penjual : (menuang air jeruk ke gelas plastik dengan gak nyantai sampai tumpah beberapa tetes)

Gue : (memberi selembar 5000)

Penjual : gak ada gopek, gopeknya ini aja yah wafer atau makaroni

Gue : waduh, ini aja deh richesse bang.

Penjual : oh yaudah



Dialog lain :

Gue : bang melon dong

penjual : (menuang jus melon dengan agak nyantai sedikit)

gue : (ngasi 5500)

penjual : !!!(shock) kemudian (mengambil 3000 dan memberikan pada gue)

anak kelas X dibelakang gue : pak, jeruk dong

penjual : (menuang dengan santai sekarang)

anak kelas X : (memberi 3000)

penjual : gopeknya apa? ada coki-coki, wafer,....


What the.... bahkan tadi dia udah gue kasih 500, wew....



Another Dialogue with the same person :

gue : bang, beli c2 satu yah (sambil ngasi 5000)

penjual : c2 3500, 1500 apa? beng-beng sama coki-coki yah.. (sambil ngambilin beng'' dan coki'' dan meletakkan di depan gue)

gue : ............. (speechless)


dalam hati gue : anjrit, sekarang udah 1500 gak ada kembaliannya?? oeh kejamnya dunia.........


Tambahan data dari Alvina :

Tambahan data :
TKP berada di samping kantin bumbu jempol. Pemilik kantin yang akrab dipanggil 'Pak Somay' menggunakan mobil sedan warna biru bertuliskan, "Titipan Allah".
Yang lebih ekstrim :
Pembeli : pak, es melon satu
(pembeli menunggu penjual menyiapkan es, dengan uang 3k di tangan)
Penjual : *memberi es melon disertai chocolatos dan mengambil uang dari tangan pembelinya*
Pembeli : *bingung*

******

ude ah puasa-puasa kok melah ngepost beginian, cabut yah....